PELATIHAN INTERNAL CU KUSAPA “ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT” (ABCD)
PELATIHAN INTERNAL CU KUSAPA “ASSET BASED COMMUNITY DEVELOPMENT” (ABCD)
Dalam rangka meningkatan pengetahuan pengurus dan manajemen dalam memberdayakan anggota berbasis aset yang dimiliki oleh anggota dan menindaklanjuti program kerja KSP CU KUSAPA tahun buku 2025 melalui Bidang Organisasi maka CU Kusapa melaksanakan Pelatihan Asset Based Community Development (ABCD) untuk Pengurus dan Manajemen.
Kegiatan Pelatihan ABCD ini dilaksanakan pada hari rabu s.d. kamis tanggal 16 s.d 17 Juli 2025 yang dimulai pukul 09.00 WIB s.d. selesai, Peserta berasal dari Pengurus dan Manajemen sebanyak 27 orang (15 orang laki-laki dan 12 orang Perempuan) bertempat di Ruang Aula Kantor Pusat Jalan Jendral Sudirman No.68/69 Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau.
Pelatihan Asset Based Community Development (ABCD) yang dilaksanakan secara internal oleh CU Kusapa ini difasilitasi oleh Deputy Bidang Diklat dan Pemberdayaan CU Kusapa yaitu Bapak Sukino dan sebagai Co Fasilitator Bapak Yulius, S.Sos Pengurus Bidang Diklat. Kegiatan pelatihan ABCD ini dilaksanakan sebagai bagian dari rencana tindak lanjut Pelatihan Training Of Trainer (TOT) ABCD yang diselenggarakan oleh PUSKOPCUINA pada tanggal16 s.d 19 Juli 2024 di Hotel Sentosa Singkawang.Kegiatan dibuka oleh Pengurus CU Kusapa yang membidangi Pemberdayaan yaitu Ibu Imelda Imah, S.Pd.
Hari pertama pelatihan ini peserta mendalami teori metode pemberdayaan berbasis asset dan dilanjutkan dihari kedua dengan melakukan praktek lapangan mengunjungi 4 Komunitas anggota di TP Daranante Sanggau yaitu:
- Komunitas Teritori Harapan Sejahtera di Dusun Ribau yang dipandu oleh Elisabet Sela, A.Md,
- Komunitas Territori Libok Morumunt di Dusun Semunong yang dipandu oleh Yohanes Nobertus, S.M
- Komunitas Territori Sumkumangk di Dusun Sungai Kodang yang dipandu oleh Sipaul, SP
- Komunitas Territori Semajau Tengah di Dusun Semajau yang dipandu oleh Lusia Neti, S.M
Pelatihan ABCD ini dilaksanakan untuk memperkuat pemberdayaan anggota yang berbasis asset, agar dalam melakukan pendampingan Komunitas, KUBn dan UMKM anggota di CU Kusapa menggunakan metode ABCD.
Dalam penyampaian materi Bapak Sukino selaku fasilitator menekankan pentingnya Asset Based Community Development (ABCD) sebagai model pemberdayaan anggota CU Kusapa, yang mengutamakan pemanfaatan aset dan potensi yang dimiliki oleh masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup mereka dalam mencapai kesejahteraan fisik dan spiritual.
Adapun yang dimaksud dengan aset dalam konteks ini adalah segala potensi yang dimiliki oleh anggota itu sendiri. Anggota dengan didampingi oleh CU Kusapa dapat menggunakan potensi dan kekuatan yang dimiliki ini sebagai senjata ampuh untuk melakukan program pemberdayaan anggota sehingga dapat mencapai tujuan hidupnya.
Metode ABCD tidak hanya berfokus pada kelompok rentan dan marginal saja, namun juga pada seluruh elemen dalam masyarakat sekitar aggota CU Kusapa yang memiliki potensi dan kekuatan positif. Metode ini sedikit berbeda dengan metode lain yang pada umumnya lebih memfokuskan pada masalah dan kebutuhan komunitas.
Aset yang dimaksud dalam metode ABCD ini adalah:
- Aset Manusia
- Aset Sumber Daya Alam
- Aset Fisik/Infrastruktur
- Aset Sosial Formal dan Informal
Adapun tahapan pemberdayaan dengan metode ABCD yaitu:
- Discovery (menemukan kekuatan)
- Dream (membangun mimpi)
- Design (Merencanakan tindakan)
- Define (menggalang kekuatan)
- Destiny (memastikan pelaksanaan)











Keberhasilan pemberdayaan dengan metode ABCD ini sangat bergantung pada kemampuan dua pihak yang terlibat dalam pemberdayaan ini yaitu CU Kusapa dan anggota. Untuk memastikan agar anggota menjalankan metode ini untuk bergerak, mengungkapkan mimpi-mimpi mereka, merencanakan tindakan, dan mendorong anggota untuk menggunakan produk simpanan dan pinjaman yang ada di CU Kusapa dalam mewujudkan tujuan hidup mereka sehingga tercapailah kehidupan yang sejahtera secara fisik dan spiritual.
Deputy Pemberdayaan



