Menguatkan Ekonomi Lokal: CU Kusapa Dampingi UMKM RAM Sawit Bapak Martinus di Dusun Berancet.
SANGGAU – Dalam aksi nyata mendukung kemandirian ekonomi anggotanya di pedesaan, CU Kusapa secara konsisten melalui Kantor Cabang atau Tempat Pelayanan (TP) Daranante sanggau, aktif mendampingi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) anggota. Salah satu pendampingannya menyasar UMKM yang bergerak dalam usaha RAM Sawit, yaitu pembelian dan pengumpulan buah sawit segar milik petani anggota di Dusun Brancet, Desa Lape, Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau.
Usaha RAM Sawit ini memegang peran vital dalam rantai pasok kelapa sawit lokal. Usaha ini berfungsi sebagai titik kumpul sementara Tandan Buah Segar (TBS) dari para petani kecil, sebelum didistribusikan ke pabrik pengolahan. Keberadaan RAM Sawit lokal sangat membantu petani anggota CU Kusapa di Dusun Brancet, karena memotong rantai distribusi yang panjang dan memastikan hasil panen mereka terserap dengan harga yang kompetitif.
Pendampingan intensif terhadap UMKM ini dilakukan langsung oleh Staf Pemberdayaan CU Kusapa TP Daranante, Elisabet Sela, A.Md Bersama tim. Fokus pendampingan tidak hanya pada aspek permodalan yang difasilitasi melalui produk pinjaman CU Kusapa tetapi juga pada manajemen operasional dan pembukuan keuangan usaha.
"Peran kami di sini adalah memastikan usaha RAM Sawit ini berjalan secara efisien dan berkelanjutan," ujar Elisabet Sela. "Dengan manajemen yang baik, UMKM ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi pemiliknya, tetapi juga menjamin stabilitas pasar bagi puluhan petani sawit anggota CU Kusapa lainnya di Dusun Brancet ini."
Ram Sawit di dusun berancet desa lape ini didirikan oleh bapak Martinus, mulai dibuka pada bulan April tahun 2021, yang di berinama “RAM USAHA JAYA”. Ram ini di buka saat melihat peluang usaha yang sangat besar saat itu adalah jual-beli buah sawit, banyak anggota CU Kusapa dan Masyarakat disekitar Dusun Berancet yang mempunyai kebun sawit dan mengalami kesulitan dalam menjual tandan buah sawitnya, dari peluang itulah Bapak Martinus mendapat ide usaha untuk mendirikan RAM Sawit ini. Selain menerima jual-beli tandan buah sawit, Pak Martinus juga membuka peluang lapangan pekerjaan bagi pemuda di dusun berancet yang belum bekerja, terutama yang mau dan siap bekerja di kebun, baik untuk memanen buat sawit milik pribadi, atau tukang angkut dan tukang langsir buah serta muat buah sawit di mobil angkutan buah sawit menuju pabrik terdekat.
Bapak Martinus menyampaikan testimoninya dalam memanfaatkan Produk Pinjaman di CU Kusapa. “Saya berani mulai membuka usaha dengan di dampingi oleh CU Kusapa, dan didukung lewat produk Pinjaman Produktif Perkebunan dan Pertanian yaitu Pinjaman Pengirih. Selama saya menjalankan usaha RAM Buah Sawit ini sejak tahun 2021 sampai tahun 2025 ini, Saya sudah memanfaatkan produk pinjaman di CU Kusapa sebanyak 8 (delapan) kali”, ujarnya dengan penuh semangat. Selain untuk pengembangan usahanya Pak Martinus juga menggunakan produk pinjaman lainnya di CU Kusapa untuk membuat atau merenovasi rumah, biaya anak sekolah, membeli kendaraan dan membeli barang elektronik.
Kegiatan pendampingan bagi UMKM anggota ini merupakan bagian dari misi sosial dan ekonomi CU Kusapa untuk meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pemberdayaan ekonomi riil. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan UMKM RAM Sawit dapat berkembang lebih besar, meningkatkan volume pembelian buah sawit, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi di Dusun Brancet secara keseluruhan.
Staf Pemberdayaan TP Daranante



